rindu kita masih juga seperti maut itu; perjalanan
menuju rumah dalam entah yang menyimpan senja asing
dan pesta cemas yang merintih, bersitahan dalam sakit
mereguk kepayang birahi dalam geliat kelahiran
di rahim sunyi
: nanar kita, abadi!
(rendezvous, 1997)
Halaman-halaman berikut, semoga saja bisa diisi oleh serangkaian diskusi. Untuk sementara, baru tiga kategori yang saya pilih untuk menjadi topik diskusi: sastra, teater, dan film.
Saya mengundang Anda membuka halaman-halaman tersebut: Anda bisa bebas berdebat, berpendapat, dan sekaligus mengusulkan berbagai topik untuk kita diskusikan.
Salam,
Moh. Syafari Firdaus